Skincare Yang Mengandung Bahan Berbahaya

Skincare Yang Mengandung Bahan Berbahaya – Saat ini perawatan kulit telah menjadi tren yang sangat populer di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Banyak orang yang berusaha menjaga dan merawat kulitnya dengan menggunakan berbagai produk perawatan kulit. Namun perlu diingat bahwa tidak semua bahan perawatan kulit aman digunakan pada kulit kita. Beberapa bahan perawatan kulit dapat membahayakan kulit kita jika digunakan secara tidak benar. Pada artikel kali ini kita akan membahas 5 bahan perawatan kulit berbahaya yang perlu Anda hindari agar kulit tetap sehat.

Paraben merupakan bahan pengawet yang sering digunakan pada produk perawatan kulit seperti krim wajah dan body lotion. Namun, beberapa penelitian menunjukkan potensi bahaya paraben bagi kesehatan kulit. Paraben dapat merusak lapisan pelindung kulit dan menyebabkan iritasi. Beberapa penelitian juga mengaitkan penggunaan paraben dengan risiko kanker payudara. Oleh karena itu, sebaiknya pilih produk perawatan kulit bebas paraben.

Skincare Yang Mengandung Bahan Berbahaya

Pewarna buatan seperti FD&C dan D&C sering digunakan pada produk perawatan kulit untuk memberikan warna yang menarik. Namun pewarna buatan tersebut dapat menyebabkan iritasi dan alergi pada kulit sensitif. Selain itu, beberapa pewarna buatan juga mungkin mengandung zat beracun seperti timbal atau merkuri. Untuk menghindari risiko tersebut, pastikan Anda memilih produk perawatan kulit dengan atau tanpa pewarna alami.

Waspada! 43 Kosmetik Berbahaya Yang Beredar Di Indonesia, Bisa Rusak Kulit

Minyak mineral merupakan bahan yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit seperti pelembab dan lip balm. Namun, minyak mineral tidak memberikan manfaat apa pun bagi kulit kita. Minyak mineral hanya membuat lapisan permukaan kulit saja sehingga dapat menyebabkan pori-pori tersumbat. Ketika pori-pori tersumbat, jerawat dan masalah peradangan lainnya bisa muncul di kulit. Sebaiknya pilih produk perawatan kulit yang menggunakan bahan alami seperti minyak kelapa atau minyak jojoba.

Sodium Lauryl Sulfate (SLS) merupakan bahan yang digunakan sebagai bahan pembersih pada produk perawatan kulit seperti pembersih wajah dan sampo. Namun SLS dapat mengeringkan kulit dan mengiritasi kulit sensitif. Beberapa orang mengalami dermatitis kontak akibat penggunaan produk perawatan kulit yang mengandung SLS. Jika Anda memiliki kulit sensitif atau kering, sebaiknya pilih produk perawatan kulit bebas SLS.

Banyak produk perawatan kulit yang memiliki aroma manis dan segar, terutama karena tambahan pewanginya. Namun pewangi pada produk perawatan kulit dapat mengiritasi kulit sensitif. Beberapa parfum mungkin juga mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan kita. Jika Anda memiliki kulit sensitif atau rentan terhadap reaksi alergi, sebaiknya pilih produk perawatan kulit bebas pewangi atau gunakan pewangi alami.

Tidak semua produk perawatan kulit yang mengandung bahan-bahan tersebut aman. Namun, bagi mereka yang memiliki kulit sensitif atau rentan terhadap reaksi alergi, ada baiknya memilih produk perawatan kulit yang tidak mengandung bahan-bahan yang berpotensi membahayakan tersebut.

See also  Kosakata Bahasa Inggris Yang Sering Digunakan Dalam Percakapan Dan Cara Bacanya

Bahaya Skincare Share In Jar, Hindari Memakai Produk Ini

Label produk perawatan kulit biasanya memiliki daftar bahan yang digunakan. Periksa dengan cermat apakah produk tersebut mengandung bahan-bahan seperti paraben, pewarna buatan, minyak mineral, SLS, atau pewangi. Jika Anda bingung atau ragu, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter kulit atau ahli kecantikan.

Untuk menghindari bahan berbahaya, sebaiknya pilih produk perawatan kulit yang menggunakan bahan alami, seperti ekstrak tumbuhan, minyak alami (seperti kelapa atau jojoba), dan pewarna alami (seperti jus buah).

Oleh karena itu, penting bagi kita sebagai konsumen untuk mewaspadai bahan-bahan perawatan kulit yang berpotensi berbahaya dan memilih produk perawatan kulit yang aman untuk kulit kita. Dengan memperhatikan kandungan pada produk perawatan kulit yang kita gunakan, kita dapat menjaga kesehatan kulit dan mencegah potensi kerusakan kulit.

Bagaimana cara mendapatkan produk kecantikan gratis? Mencari komunitas kecantikan? Ingin review produk kecantikan? Ingin menjadi orang yang berpengaruh? DM @official di IG sekarang!Jakarta, – BPOM kembali memantau pemberitaan masyarakat mengenai dugaan produksi kosmetik ilegal tanpa izin edar (TIE) dan mengandung zat terlarang dalam kosmetik. Produk kosmetik ilegal ditemukan di pabrik kosmetik ilegal di Gudang Elang Laut di Kawasan Industri 1 dan 2 Blok I1/28, RT 02/ RW 03, Jakarta Utara.

Diviralkan Bahaya Di Medsos, Bpom Ri Pastikan Skincare Lokal Ini Aman!

BPOM bekerja sama dengan Balai Besar POM Jakarta (BBPOM), BBPOM di Serang bersama Biro Koordinasi dan Supervisi Reserse Pegawai Negeri Sipil, Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Biro Korwas PPNS Bareskrim Polri) menindak kosmetik ilegal tersebut. fasilitas pada Minggu, Kamis, 9 Maret 2023. Hasilnya, kami mengamankan dan menyita barang bukti senilai total Rp 7,7 miliar,” jelas Kepala BPOM Penny K. Lukita dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis, 16 Maret 2023.

Rinciannya, barang bukti yang diamankan antara lain bahan kimia obat mentah seperti hidrokuinon, asam retinoat, deksametason, mometason furoat, asam salisilat, fluosinolon, metronidazol, ketokonazol, betametason, dan asam traneksamat senilai Rp. 4,3 miliar; bahan pengemas berupa pot dan botol kosong untuk produk kosmetik senilai Rp164 juta; produk antara berupa lotion senilai Rp. 1,2 miliar; produk jadi berupa lotion malam dan berbagai krim vintage senilai Rp. 1,4 miliar. Selain itu, disita juga beberapa alat produksi berupa mesin pencampur, mesin pembotolan, mesin coding, mesin pengemas, timbangan dan peralatan produksi lainnya senilai Rp. 451 juta. Sebuah minibus berharga Rp. 198 juta dan perangkat elektronik berupa telepon seluler, laptop, prosesor, dan flash drive senilai Rs. 31 juta juga disita dan dipindahkan dari lokasinya.

See also  Aplikasi Belanja Online Yang Bisa Kredit

Seluruh barang bukti telah disita dan BPOM saat ini sedang memeriksa 9 (sembilan) orang saksi pegawai dan 1 (satu) orang saksi ahli. Dari hasil pemeriksaan, 1 (satu) orang berinisial S.Y.T yang merupakan pemilik usaha tersebut diduga sebagai pelaku tindak pidana. Pekerjaan pembuatan tersebut diduga dilakukan pelaku sejak tahun 2020 di tempat lain, khususnya di kawasan Jakarta Barat. Sedangkan kegiatan produksi di kawasan itu seharusnya dilakukan mulai September 2022.

Menurut Kepala BPOM, peredaran kosmetik ilegal cukup marak. Umum di Pulau Jawa (DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur), Bali (Denpasar) dan sebagian Sumatera (Sumatera Selatan, Sumatera Utara dan Lampung). “Produk kosmetik ilegal ini sangat berbahaya. “Selain produknya tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, kegunaan dan mutu, kami juga melihat bahwa fasilitas ini tidak menerapkan Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB), khususnya pada aspek sanitasi dan higiene fasilitas, yaitu kurang,- sambung Kepala BPAM.

Ciri Kosmetik Mengandung Merkuri Yang Kamu Wajib Tahu

Dari hasil penyidikan produksi kosmetik ilegal tersebut, ada dugaan telah terjadi tindak pidana. Yang pertama adalah produksi atau peredaran obat dan/atau alat kesehatan tanpa izin usaha sebagaimana diatur dalam Pasal 197 Jo. Pasal 106 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Penciptaan Lapangan Kerja dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp. 1 miliar.

Kedua, produksi atau peredaran obat yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat atau kegunaan dan mutu, sebagaimana diatur dalam pasal 196 Jo. Pasal 98 Ayat (2) dan Ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Pelanggaran ini diancam dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp. 1 miliar.

Ketiga, perdagangan barang yang tidak memenuhi atau tidak memenuhi standar dan peraturan yang diperlukan, sebagaimana diatur dalam Pasal 62 ayat (1) Jo. Pasal 8 ayat (1) huruf UU RI No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Pelanggaran ini diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak 2 miliar rupiah.

Kepala BPOM kembali menegaskan bahwa penggunaan kosmetik tanpa izin edar dan/atau mengandung bahan terlarang dalam kosmetik sesuai dengan persyaratan teknis bahan kosmetik sangat berbahaya bagi kesehatan. Risiko kesehatan yang mungkin timbul akibat penggunaan kosmetik yang mengandung zat terlarang dalam kosmetik adalah sebagai berikut:

Bahaya Skincare Mengandung Alkohol Untuk Kulit

Asam retinoat/tretinoin dapat menyebabkan iritasi kulit, gatal-gatal, peradangan, kemerahan, kering, atau bersisik dan bersifat teratogenik (menyebabkan cacat lahir pada janin).

See also  Top Up Ff Selain Codashop

Resorcinol dapat menyebabkan iritasi kulit dan mengganggu sistem kekebalan tubuh. Risiko penggunaan resorsinol pada kulit yang rusak atau teriritasi – gejala dermatitis; iritasi pada mata, kulit, tenggorokan, saluran pernapasan bagian atas; methemoglobinemia (ketidakmampuan eritrosit untuk mengedarkan oksigen ke dalam tubuh); kulit pucat (sianosis), kejang, detak jantung meningkat, keasaman lambung (dispepsia), penurunan suhu tubuh secara tajam (hipotermia), adanya darah dalam urin (hematuria);

Klindamisin dapat menyebabkan iritasi kulit, salah satunya menimbulkan keluhan kulit mengelupas; dan fluocinolone dapat menyebabkan gatal, terbakar, mengelupas, dan kulit kering, folikel rambut bengkak atau meradang (folikulitis), perubahan warna pada kulit, dan pengerasan kulit pada kulit.

Karena bahaya yang mungkin terjadi, BPOM menghimbau masyarakat untuk terus meningkatkan literasi dan menambah pengetahuan serta pemahaman agar dapat menjadi konsumen yang terinformasi dan berdaya tanpa menggunakan kosmetik tanpa izin edar. Dalam hal ini termasuk produk manufaktur tanpa izin edar dan (atau) kosmetika yang mengandung bahan terlarang sesuai dengan persyaratan teknis bahan kosmetika.

Segera Cek! Bpom Ungkap Daftar 181 Kosmetik Berbahaya Dan Mengandung Merkuri, Apa Punyamu Ada?

BPOM juga mengimbau para tenaga kesehatan untuk mendorong pasien yang membutuhkan obat krim atau lotion agar bisa mendapatkannya melalui jalur resmi. Instansi resmi yang dimaksud adalah apotek yang dapat menyediakan tenaga yang berpengalaman dan bereputasi baik.

Saat membeli kosmetik, usahakan selalu membeli dan membeli kosmetik dari tempat penjualan yang jelas, akurat dan terverifikasi, baik offline maupun online. Jika Anda membeli kosmetik secara online, belilah dari toko online resmi dan selalu terapkan centang KLIK (Periksa kemasan, label, izin edar dan tanggal kadaluarsa) sebelum membeli atau menggunakan kosmetik.

“BPOM sangat mendukung pembangunan berkelanjutan bisnis kosmetik di Indonesia dan berupaya menerapkan regulasi agar kosmetik memenuhi standar dan persyaratan keamanan, manfaat, dan mutu. BPOM tak segan-segan menegakkan hukum dengan menindak oknum pelaku usaha yang dengan sengaja melanggar aturan dan melakukan kejahatan obat dan makanan. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat segera melapor ke BPOM, Balai Besar/Balai POM atau pabrik Badan POM setempat jika mengetahui atau mencurigai adanya pembuatan atau peredaran kosmetik ilegal di lingkungannya, kata Kapolri.

Skincare yang mengandung vitamin c, kosmetik yang mengandung bahan berbahaya, skincare yang mengandung pitera, skincare yang tidak mengandung merkuri, makanan yang mengandung bahan berbahaya, bahan skincare yang berbahaya, skincare yang mengandung kolagen, lipstik yang mengandung bahan berbahaya, skincare yang tidak mengandung bahan berbahaya, produk skincare yang mengandung retinol, bahan yang berbahaya dalam skincare, kosmetik mengandung bahan berbahaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *