Cara Mencari Supplier Untuk Ekspor

Cara Mencari Supplier Untuk Ekspor – Temukan saran bisnis logistik dengan jaringan Logistik Indonesia. Di bawah ini adalah artikel-artikel yang kami rangkum untuk mendukung bisnis Anda yang merangkul dunia logistik.

Mengapa ada kuota impor? Untuk itu, dalam jenis dan tata cara penyelenggaraan impor dan ekspor terdapat ketentuan kuota impor. Apa itu kuota impor dan apa tujuannya? Cari tahu lebih lanjut di sini! Baca selengkapnya

Cara Mencari Supplier Untuk Ekspor

Apa itu pajak impor? Pelajari aturan dan berhitung Dengan berkembangnya teknologi, jarak bukan lagi menjadi kendala untuk membeli barang dari manapun, baik dalam negeri maupun luar negeri. Selama Anda memiliki alatnya, Anda dapat berbelanja online kapan saja, di mana saja. Namun perlu diingat bahwa ada sejumlah pajak impor jika Anda membeli barang dari luar negeri. Bukan hanya individu, semua transaksi dilakukan secara online […] Selengkapnya

Bisnis Ekspor Impor Bisa Jadi Solusi

Siapa importirnya? Pelajari definisi dan jenisnya! Pada artikel ini, kami akan sepenuhnya membahas apa itu importir. Lalu siapa importirnya? Dan apa saja jenis-jenisnya? Baca selengkapnya

Apa itu gudang online? Keunggulan dan rekomendasi platform Majalah online merupakan salah satu solusi baru dalam dunia bisnis yang memudahkan dalam menjalankan bisnis online. Mari cari tahu lebih lanjut! Baca selengkapnya

8 Rekomendasi Jasa Pengiriman Murah Dengan banyaknya jenis shipper yang berbeda-beda, para pembelanja online bisa dimanjakan dengan pilihan. Tentu saja dengan pengiriman. Baca selengkapnya

Dua cara kirim barang via JNE dan tips pengiriman aman Pengiriman barang via JNE merupakan salah satu pilihan pengiriman barang ke berbagai daerah di Indonesia. Cek caranya di sini! Baca selengkapnya

Varexpress: Jasa Forwarder Import Barang Dari China

Lebih dari 10 layanan yang direkomendasikan untuk mengirim barang ke luar negeri Banyak pelanggan membutuhkan layanan ini untuk mengirim barang ke berbagai negara di seluruh dunia. Cek rekomendasinya di sini! Baca selengkapnya

5 Cara Packing Daun Pisang Untuk Pasar Ekspor Atau Dalam Negeri Dalam proses packing daun pisang untuk ekspor banyak hal yang perlu diperhatikan. Mari belajar di sini! Baca selengkapnya

Lebih dari 5 Cara Pengemasan Buah Untuk Pengiriman Luar Kota Cara mengemas buah yang salah untuk pengiriman dapat merusak buah meskipun tidak layak untuk dikonsumsi. Mari pelajari caranya! Banyak perusahaan kecil dan menengah di Indonesia tidak dapat mengekspor karena produknya tidak memenuhi standar pasar ekspor mereka. Namun banyak juga yang percaya bahwa standar ekspor selalu terkait dengan sertifikasi. Padahal ada kriteria lebih penting yang harus dipenuhi yaitu keamanan produk yang dipersyaratkan oleh peraturan pemerintah di masing-masing negara.

Sebenarnya bukan sertifikasi, tetapi keamanan produk yang rendah mungkin menjadi masalah terbesar kegagalan ekspor usaha kecil dan menengah di Indonesia. Selain itu, juga karena regulasi di Indonesia yang tidak seketat di negara tujuan ekspor. Di sisi lain, usaha kecil dan menengah di Indonesia sedang berjuang untuk meningkatkan standar keamanan produk. Pada artikel ini, kita akan membahas apa dan bagaimana cara mematuhi standar wajib tersebut.

See also  Kelebihan Higgs Domino Versi Lama

Tertarik Bisnis Barang Impor? Yuk, Cari Tahu Cara Menjadi Importir Berikut!

Standar wajib, atau kita bisa menyebutnya standar inti, adalah standar dan persyaratan yang diwajibkan oleh pemerintah melalui peraturan. Ini adalah kriteria utama yang perlu disiapkan UKM untuk ekspor. Standar wajib ini biasanya berupa spesifikasi teknis yang dikenakan pada produk yang beredar di pasar. Contoh spesifikasi teknis ini adalah berbagai batasan yang mungkin dimiliki suatu produk. Seringkali, standar wajib ini dimaksudkan untuk memastikan keamanan, mencegah penipuan, dan menghindari ketidakpatuhan produk. Standar wajib ini harus dipatuhi oleh semua pemasok atau eksportir, apa pun statusnya, untuk memasuki pasar atau negara.

Standar wajib ini biasanya dikembangkan oleh pemerintah atau organisasi publik yang diakui. Kebutuhan berbagai pemangku kepentingan telah diperhitungkan saat mengembangkan standar wajib ini

) sedang dipertimbangkan. Kemudian, faktor eksternal juga diperhatikan, terutama dalam hal kesehatan, keselamatan dan lingkungan. Oleh karena itu, standar ini sama untuk semua perusahaan dan semua konsumen.

Sebelum kita lanjut ke pembahasan lebih lanjut, UKM seringkali menemui kebingungan dalam membedakan antara standar wajib dan standar umum. Perbedaan utamanya adalah standar wajib diatur oleh pemerintah melalui peraturan, sedangkan standar umum ditentukan oleh pasar (swasta). Sementara standar preskriptif lebih terkait dengan keamanan produk, standar generik lebih terkait dengan kualitas produk.

Cara Mencari Distributor Kosmetik, Jangan Sampai Keliru!

Sebagai ilustrasi untuk penjelasan lebih jelas, mari kita bahas perbedaan-perbedaan tersebut untuk produk apple. Standar yang berlaku untuk ekspor apel biasanya berkaitan dengan residu pestisida dan penyakit yang dapat mempengaruhi konsumsinya. Di sisi lain, kriteria ekspor apel umum biasanya menggambarkan warna, ukuran, kemanisan, kesegaran, catatan, dll.

Kesimpulannya, ruang lingkup standar wajib diperluas dengan standar generik untuk lebih merespon kebutuhan pasar. Namun, standar yang mengikat harus lebih diutamakan daripada standar umum agar dapat memasuki pasar secara legal. Untuk detail lebih lanjut tentang kriteria umum, mereka akan dibahas dalam artikel terpisah di masa mendatang.

Setiap negara harus membuat portal yang menyediakan informasi tentang standar yang berlaku. Banyak negara menyediakan situs web yang menguraikan standar yang relevan untuk mengekspor atau mengimpor produk makanan. Contoh website berbahasa Indonesia adalah exim.kemendag.go.id yang disediakan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Semua standar ekspor dari berbagai negara dicantumkan untuk setiap komoditas. Selanjutnya, International Trade Center (ITC) juga menyediakan informasi ini melalui exportpotential.intracen.org. Selain itu, setiap negara atau wilayah juga menyediakan informasi standar ekspor, seperti di Uni Eropa, di website trade.ec.europa.eu.

See also  Susu Buat Tambah Berat Badan

Selain itu, standar wajib ini biasanya dapat ditemukan dan informasi lebih rinci dapat diperoleh dari Kementerian Kesehatan dan Pertanian terkait di setiap negara. Bahkan, kedutaan juga dapat memberikan informasi ini, yang memberikan panduan tentang standar. Kemudian importir juga dapat memberikan informasi tentang standar wajib tersebut, namun ada risiko informasi tersebut tidak akurat karena diperoleh tanpa konfirmasi dari pemerintah.

Tips Memilih Mitra Distributor

Untuk lebih memahaminya, mari kita bahas standar-standar wajib untuk kategori produk paling populer di UKM di Indonesia, yaitu produk makanan dan tekstil. Di sini kita akan membahas apa yang perlu kita perhatikan di setiap standar wajib.

Ada banyak jenis produk makanan. Untuk itu, standar ekspor produk makanan yang berlaku berbeda untuk setiap negara bahkan untuk setiap sektor, tergantung pada peraturan yang ditetapkan di masing-masing negara. Meskipun terdapat banyak standar produk makanan wajib di setiap negara, tabel di bawah ini menunjukkan beberapa bahan yang biasanya diperlukan untuk standar makanan wajib.

Elemen terpenting dari standar wajib untuk produk makanan adalah bahan seperti residu pestisida, kontaminan dan kontaminasi mikrobiologis. Ini berlaku tidak hanya untuk makanan mentah (seperti biji kopi hijau utuh), tetapi juga untuk makanan jadi (seperti kopi bubuk). Kepatuhan terhadap standar wajib ini ditunjukkan oleh laporan uji laboratorium atau sertifikat kesehatan.

Selain itu, pertimbangan standar pengemasan dan pelabelan wajib biasanya diperlukan. Namun, setiap langkah dalam proses memiliki kriteria yang berbeda. Tentunya produk pangan yang masih mentah atau belum diproses lebih lanjut tidak memerlukan kriteria sebanyak produk jadi.

Apa Itu Supplier? Pengertian Dan Tugasnya

Meskipun terdapat standar produk makanan yang berbeda di setiap negara atau wilayah, eksportir juga harus mengacu pada standar produk internasional yang relevan, seperti Codex Alimentarius Commission.

(CAC), yang didirikan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), untuk menetapkan standar dan pedoman produk pangan. Ini untuk menjaga keamanan konsumen dan memastikan perdagangan yang adil

Ada bidang produk tekstil yang luas. Padahal, setiap langkah dalam proses tersebut juga memiliki standar wajib lainnya. Pemesinan benang membutuhkan modal mesin yang banyak, sehingga biasanya dimiliki oleh perusahaan besar. Sebaliknya, sebagian besar usaha kecil dan menengah bergerak dalam pengolahan barang jadi, seperti pakaian, karena hanya membutuhkan modal kerja. Oleh karena itu, UKM hanya perlu fokus untuk mengetahui standar dalam proses pembuatan produk akhir yang dapat diterapkan oleh UKM. Meskipun ada standar yang berbeda yang dikembangkan pada setiap tahap proses produksi tekstil, hanya sedikit di sini yang berbentuk standar wajib. Sebagian besar standar ini bersifat umum, dibutuhkan oleh pasar, khususnya untuk proses produk akhir.

See also  Bisnis Modal Dikit Untung Banyak

Di tingkat internasional, ratusan standar internasional untuk produk tekstil telah dikembangkan. Selain itu, banyak negara juga telah mengembangkan standar yang harus diikuti untuk tekstil, terutama untuk bahan tertentu yang tidak boleh diproses. Oleh karena itu, sangat penting bagi eksportir untuk mengetahui standar wajib ini di setiap negara tujuan. Secara umum, unsur-unsur berikut harus disertakan dalam standar ekspor wajib untuk tekstil di setiap negara.

Ketahui Prosedur Impor Produk China Melalui Jasa Import China

Elemen terpenting dari standar wajib untuk tekstil ini adalah penggunaan bahan dalam produk, terutama bahan kimia yang sangat diatur di banyak negara. Kepatuhan terhadap standar ini juga dikonfirmasi oleh uji laboratorium dan sertifikat sanitasi. Banyak badan standar nasional telah mendirikan laboratorium tekstil.

Hal penting lain yang perlu diperhatikan adalah klasifikasi yang berlaku berbeda di setiap negara. Biasanya ada dua hal utama pada label tekstil. Pertama, harus ada penjelasan tentang komposisi bahan, misalnya “katun 80%, poliester 15%, nilon 5%”. Kedua, harus bagaimana merawat produk setiap hari, seperti mencuci dan menyetrika. Terakhir, sebagian besar konsumen ingin mengetahui di mana tekstil diproduksi. Itulah mengapa penting untuk menyertakan deskripsi merek

Karenanya diskusi kami tentang standar ekspor wajib. Nah, apakah sobat UKM sudah tahu apa saja yang harus dipersiapkan untuk meningkatkan keamanan produk? Jika kapasitas produksi kita tidak dapat memenuhi target pasar yang kita inginkan, kita tidak boleh memaksakannya. Faktanya, sebagian besar undang-undang di negara maju terhadap standar wajib ini tinggi dan ketat. Jika Anda ingin memulai ekspor terbatas, coba targetkan negara yang standar peraturannya tidak terlalu tinggi dan ketat.

Namun, jika kualitas dan keamanan berbagai produk kami diakui oleh banyak negara pengekspor, sebenarnya tidak ada peluang terbatas. Oleh karena itu, UKM harus mau terus mencari dan membiasakan diri dengan informasi standar

Mengenal Kegiatan Impor Hingga Menjadi Importir Terpercaya 2022

Cara mencari buyer ekspor, cara mencari buyer untuk ekspor, cara mencari pasar ekspor, cara mencari pembeli untuk ekspor, cara mencari supplier ekspor, cara mencari supplier di alibaba, cara mencari supplier, cara mencari supplier tangan pertama, mencari buyer untuk ekspor, cara mencari pasar untuk ekspor, cara mencari supplier dropship, cara mencari supplier di shopee

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *